Home » Kurang Bermitra, Ketua PWI Agara Minta Komisi 3 DPR RI Evaluasi Kajari Agara

Kurang Bermitra, Ketua PWI Agara Minta Komisi 3 DPR RI Evaluasi Kajari Agara

by Redaksi

ACEHSUMATRA.COM (Kutacane) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara, Sumardi kepada media mengatakan, selama ini Kepala Kejaksaan Negeri Kutacane (Kajari) Erawati SH MH, dinilai kurang bermitra dengan wartawan dan terkesan sangat tertutup, Kamis (24/08)

Bukan saja itu, rekan-rekan media yang berkomunikasi dengan Kajari Agara melalui handphone tak diangkat dan di SMS melalui WhatsApp juga tak merespon. Sehingga dinilai kurang menghargai sebagai mitra antara wartawan dengan Kajari Agara.

“Teman-teman komunikasi dengan Kajari bukan atas nama pribadi, akan tetapi sebagai media massa maupun lembaga pers yaitu PWI Aceh Tenggara. Jadi, kita harus saling menghargai,”katanya.

Lanjut Sumardi, selama ini wartawan adalah bermitra dengan Kajari Agara dan berhubungan baik dengan para Kajari yang pernah bertugas di Bumi Sepakat Segenap, apalagi selama ini cukup banyak persoalan yang ditangani seperti kasus pupuk bersubsidi, kasus dana desa dan kasus lainnya.”Ini, harus diekspos ke publik untuk penanganan kasus yang ada di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.”ujarnya

Menurut dia, karena selama ini mereka kurang komunikatif dengan pihak Kajari Agara, artinya rekan-rekan media tarik diri, diibaratkan seperti bertepuk sebelah tangan.

“Sosok Kajari Agara sangat jauh dengan media, sebagai pejabat publik tentunya hal itu tidak pantas ada. Jadi, sebagai Ketua PWI Aceh Tenggara meminta kepada Anggota Komisi 3 DPR RI, Dapil Aceh, Nasir Djamil dan Nazaruddin alias Dekgam untuk mengingatkan Kajati Aceh untuk segera mengevaluasi kinerja Kajari Agara.

Mengingat banyaknya teman-teman media yang selama ini susah mendapatkan informasi tentang penanganan kasus yang telah ditangani oleh Kejari Aceh Tenggara, jadi sosok seperti ini tidak layak di pertahankan sebagai pejabat publik di Aceh Tenggara.

“Kalau hal ini terus di pertahankan, tentunya akan berdampak buruk terhadap tugas wartawan nantinya,” beber Sumardi (r)

You may also like